What Happen With Omicron?

Oleh: Aqiella Farida Salsabilla, Sania Verawati, Myra Yoziana, dan Andika Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona. Saat ini virus covid-19 mulai banyak berkembang. Banyaknya varian baru yang telah bermutasi menjadi virus yang berbahaya dan mematikan. Salah satu varian baru yang cukup banyak memakan korban jiwa adalah virus Omicron. Virus ini ditemukan dibenua Afrika World Health Organization (WHO) menyatakan varian B.1.1.529 atau Omicron pertama kali dilaporkan ke WHO dari Afrika Selatan pada 24 November 2021. Situasi epidemiologis di Afrika Selatan telah ditandai oleh tiga puncak berbeda dalam kasus yang dilaporkan, yang terakhir didominasi varian Delta.          Dilihat secara global, menurut laporan GISAID (Global Initiative on Sharing ALL Infuenza Data) kasus Covid-19 Omicron telah dideteksi diseluruh dunia dengan jumlah total mencapai 1.48 juta kasus. Indonesia menempati urutan pertama di Asia Tenggara dengan total 5.231.923 kasus positif dihitung sejak pengumuman pandemik pada Maret 2020 hingga per 21 Februari 2022. Pasien sembuh juga meningkat menjadi 4.554.711 orang. Dikutip situs Antara, empat kota di Indonesia kini naik ke level 4 di masa perpanjangan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Jawa dan Bali sebagai satu langkah antisipasif penanggulangan Covid-19 di tengah merebaknya varian Omicron di Indonesia, sekaligus sebagai bagian dari upaya transisi secara bertahap … Lanjutkan membaca What Happen With Omicron?